Minggu, 26 Juni 2022
Advertisment
BerandaLiputanBisnisAplikasi Jelajah Sukoharjo Mendapat Penghargaan Smart Branding

Aplikasi Jelajah Sukoharjo Mendapat Penghargaan Smart Branding

Aplikasi Jelajah Sukoharjo mengantar Kabupaten Sukoharjo meraih penghargaan Gerakan Menuju Smart City dalam kategori Smart Branding. Aplikasi berbasis Android tersebut menjadi panduan informasi wisata, produk unggulan, tempat ibadah, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Penghargaan Gerakan Menuju Smart City kategori Smart Branding diserahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terhadap para kepala desa se-Indonesia saat menghadiri Indonesia Smart City Conference di International Convention Exhibition (ICE) di Tangerang, Selasa (14/2/2021).

Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sukoharjo, Suyamto. Jelajah Sukoharjo merupakan aplikasi yang dibuat Diskominfo Sukoharjo pada beberapa waktu lalu.

Aplikasi berbasis Android itu berisi macam macam informasi potensi wisata dan produk unggulan di Sukoharjo. Misalnya, wisata kuliner, alam, dan budaya yang tersebar di 12 kecamatan.

“Tim penilai dari Kementerian Kominfo melakukan observasi langsung dengan menggunakan aplikasi Jelajah Sukoharjo. Aplikasi Jelajah Sukoharjo menjadi objek penilaian Smart Branding,” kata Kepala Diskominfo Sukoharjo, Suyamto, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (15/12/2021).

Bagi para pelancong yang ingin membeli suvenir bisa mengakses Jelajah Sukoharjo untuk mencari lokasi pembuatan produk unggulan seperti jamu, gamelan, gitar, dan kerajinan rotan. Selain itu ada sentra kerajinan jamu di wilayah Kecamatan Nguter, sentra kerajinan rotan di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, dan sentra kerajinan gamelan Jawa di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban.

Menurun Akibat Pandemi

Tak hanya itu, wisatawan yang melakukan perjalanan darat bisa memanfaatkan aplikasi Jelajah Sukoharjo untuk mencari lokasi tempat ibadah dan SPBU. “Kami ingin mendorong sektor pariwisata di Sukoharjo bangkit setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19. Aplikasi Jelajak Sukoharjo bagian dari upaya pemerintah untuk menggairahkan sektor pariwasata,” ujar dia.

Suyamto menyampaikan aplikasi Jelajah Sukoharjo tak hanya diperuntukkan para wisatawan melainkan masyarakat dengan beragam latar belakang pendidikan dan pekerjaan. Ke depan, aplikasi itu bakal dikembangkan dengan memperbarui konten dan penambahan fitur seperti fasilitas umum.

Disinggung ihwal gerakan smart city, Suyamto menambahkan Sukoharjo menjadi salah satu daerah yang melaksanakan gerakan smart city pada 2018.

“Program 100 smart city menyasar pemerintah daerah yang telah menyiapkan berbagai infrastruktur informasi teknologi, sumber daya manusia [SDM] serta regulasi yang mengatur kebijakan itu. Nah, Sukoharjo dipilih sebagai daerah implementasi smart city karena telah memenuhi kriteria tersebut,” paparnya.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyatakan teknologi informasi tak hanya digunakan untuk inovasi pelayanan publik melainkan pengembangan ekonomi daerah. Pembangunan ekonomi digital dilakukan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi.

Esensi program smart city mencakup berbagai aspek kehidupan yang berimplikasi pada percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

https://www.solopos.com/keren-aplikasi-jelajah-sukoharjo-diganjar-penghargaan-smart-branding-1217000?utm_source=terkini_desktop

TULISAN TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Terbaru

Komentar Terbaru